Hosch Practical Guide

Panduan P5RA/Kokurikuler di RDM: Proyek, Target, Penilaian, Catatan, dan Cetak Rapor

Panduan berbasis dokumentasi RDM 2024 untuk guru/koordinator: mulai dari membuat proyek, menentukan target, menilai capaian peserta didik, menulis catatan, hingga mencetak rapor. Istilah P5RA pada tampilan lama juga dijelaskan dalam konteks perubahan kebijakan kokurikuler madrasah sejak KMA 1503 Tahun 2025.

Tim Hosch.id Panduan Guru RDM Diperbarui 22 September 2026
Ringkasan Penting
  • Panduan langkah dan screenshot pada artikel ini berasal dari dokumentasi penggunaan RDM tahun 2024, ketika menu masih menggunakan istilah P5RA.
  • Sejak KMA 1503 Tahun 2025, kebijakan kurikulum madrasah mengalami penyesuaian dan istilah P5RA ditempatkan ke dalam skema Kokurikuler.
  • Karena versi RDM dapat berubah, nama menu, urutan tombol, kategori capaian, dan format rapor pada instalasi terbaru dapat berbeda dari screenshot lama.
  • Gunakan screenshot sebagai panduan orientasi antarmuka, bukan sebagai bukti bahwa seluruh versi RDM 2026 memiliki tampilan yang identik.

Artikel ini mempertahankan dokumentasi visual RDM karena screenshot memberikan nilai praktis: guru dapat melihat alur menu yang digunakan pada versi yang didokumentasikan. Namun konteks kurikulum perlu diperbarui. Panduan RDM tahun 2024 masih menggunakan istilah P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin), sedangkan kebijakan madrasah setelah KMA 1503 Tahun 2025 menggunakan kerangka kokurikuler.

Jika tampilan RDM Anda berbeda: jangan memaksakan langkah berdasarkan screenshot. Cocokkan fungsi menu pada versi yang sedang digunakan dan ikuti petunjuk resmi/pembaruan RDM yang berlaku di madrasah.

1. P5RA dan Kokurikuler: Apa yang Berubah?

Dokumentasi RDM yang menjadi dasar tutorial ini diterbitkan pada 2024. Karena itu, screenshot masih memperlihatkan terminologi dan alur P5RA. Konteks kebijakan kemudian berubah. KMA 1503 Tahun 2025 memperbarui pedoman implementasi kurikulum madrasah, dan publikasi resmi Kementerian Agama pada 2025–2026 menjelaskan bahwa P5RA mengalami penyesuaian ke dalam kegiatan kokurikuler.

Pedoman terbaru juga menempatkan kokurikuler sebagai bagian dari pengorganisasian pembelajaran madrasah. Karena itu, artikel ini menggunakan istilah P5RA/Kokurikuler ketika menjelaskan screenshot lama, agar pembaca memahami hubungan antara antarmuka RDM terdokumentasi dan terminologi kebijakan yang lebih baru.

Catatan versi: perubahan istilah kebijakan tidak membuktikan bahwa setiap instalasi RDM langsung mengganti nama menu pada waktu yang sama. Versi aplikasi, pembaruan, dan konfigurasi dapat memengaruhi tampilan yang dilihat pengguna.

2. Sebelum Mengisi P5RA/Kokurikuler di RDM

RDM sebaiknya menjadi tempat pencatatan hasil proses yang sudah direncanakan, bukan tempat pertama kali menentukan substansi kegiatan. Sebelum input, tim madrasah perlu memastikan rancangan kokurikuler, peserta, target/capaian, mekanisme asesmen, dan penanggung jawab sudah jelas.

  • Pastikan tahun pelajaran dan kelas yang dikerjakan sudah benar.
  • Pastikan guru/koordinator menggunakan akun dan role yang sesuai.
  • Siapkan judul/topik dan deskripsi kegiatan berdasarkan perencanaan madrasah.
  • Siapkan target atau indikator yang memang digunakan untuk asesmen.
  • Pastikan bukti pengamatan/asesmen tersedia sebelum menetapkan capaian peserta didik.
  • Jangan menyalin deskripsi yang sama kepada semua peserta didik jika kondisi faktualnya berbeda.

3. Akses Koordinator P5RA pada Dokumentasi RDM 2024

Dokumentasi RDM 2024 menu Koordinator P5RA untuk memulai pengaturan proyek
Dokumentasi antarmuka RDM 2024. Tampilan pada versi yang lebih baru dapat berbeda.

Pada dokumentasi 2024, alur awal yang ditunjukkan adalah:

  1. Masuk ke menu Tugas Tambahan.
  2. Pilih Koordinator P5RA.
  3. Pilih kelas yang akan dikelola.
  4. Gunakan Tambah Proyek untuk memulai pengaturan proyek.

Jika menu tersebut tidak terlihat, jangan langsung menyimpulkan RDM bermasalah. Periksa terlebih dahulu role akun, penugasan pengguna, tahun pelajaran, versi aplikasi, dan apakah terminologi menu sudah berubah pada pembaruan yang digunakan.

4. Membuat Proyek P5RA/Kokurikuler

Dokumentasi RDM 2024 form tambah proyek P5RA
Form proyek pada dokumentasi RDM 2024.

Pada versi yang didokumentasikan, pengguna melakukan langkah berikut:

  1. Pilih Tema yang tersedia dan sesuai rancangan kegiatan.
  2. Isi Proyek ke- sesuai urutan kegiatan.
  3. Isi Judul Proyek/Topik.
  4. Isi Deskripsi Proyek secara ringkas, spesifik, dan sesuai kegiatan yang benar-benar dilaksanakan.
  5. Klik Save Changes untuk menyimpan.
Praktik yang lebih baik: jangan membuat judul dan deskripsi hanya agar kolom terisi. Cocokkan dengan dokumen perencanaan kokurikuler madrasah sehingga data di RDM dapat dijelaskan ketika diperiksa kembali.

5. Menentukan Target P5RA/Kokurikuler

Dokumentasi RDM 2024 menu target P5RA berisi dimensi elemen dan sub-elemen
Struktur target pada dokumentasi RDM 2024; terminologi kurikulum terbaru dapat berbeda.

Pada dokumentasi 2024, langkahnya adalah:

  1. Buka menu Target.
  2. Klik Tambah Target.
  3. Pilih Dimensi.
  4. Pilih Elemen.
  5. Pilih Sub-elemen, kemudian tambahkan target melalui tombol yang tersedia.

Istilah dimensi, elemen, dan sub-elemen pada bagian ini mengikuti struktur P5RA dalam dokumentasi 2024. Untuk kegiatan kokurikuler berdasarkan pedoman terbaru, substansi target harus mengikuti perencanaan dan panduan kurikulum yang sedang berlaku, bukan sekadar menyalin pilihan dari screenshot lama.

6. Mengisi Penilaian Target per Peserta Didik

Dokumentasi RDM 2024 penilaian target P5RA per peserta didik
Contoh layar penilaian pada dokumentasi RDM 2024.

Pada dokumentasi tersebut:

  1. Buka menu Penilaian.
  2. Pilih peserta didik dan target yang akan dinilai.
  3. Tetapkan capaian berdasarkan hasil asesmen yang dimiliki guru/koordinator.
  4. Klik Save/Simpan setelah data diperiksa.

Dokumentasi lama menampilkan kategori capaian MB, SB, BSH, dan SAB. Kategori tersebut harus dibaca sebagai bagian dari versi/pedoman yang didokumentasikan pada saat itu. Jangan menganggap singkatan dan skala tersebut otomatis tetap sama pada setiap versi RDM atau pedoman kokurikuler terbaru.

Penilaian bukan kegiatan mencentang sebanyak mungkin. Capaian peserta didik seharusnya ditetapkan berdasarkan bukti asesmen atau pengamatan yang relevan dengan target yang memang direncanakan.

7. Menulis Catatan P5RA/Kokurikuler

Dokumentasi RDM 2024 menu catatan P5RA per peserta didik
Menu catatan pada dokumentasi RDM 2024.

Alur pada panduan 2024 menunjukkan:

  1. Buka menu Catatan.
  2. Isi deskripsi/catatan peserta didik secara ringkas dan faktual.
  3. Klik Simpan.
  4. Setelah data benar, gunakan proses Kirim sesuai workflow versi tersebut.

Catatan yang baik sebaiknya menjelaskan perkembangan atau karakter capaian yang memang diamati. Hindari label yang merendahkan, diagnosis yang bukan kewenangan guru, atau informasi sensitif yang tidak diperlukan untuk pelaporan pembelajaran.

Contoh pola catatan yang lebih informatif

Alih-alih menulis “baik” atau “kurang aktif”, gunakan pola: perilaku/capaian yang terlihat → konteks → arah penguatan. Contoh: “Mampu bekerja sama saat pembagian tugas kelompok dan mulai berani menyampaikan ide; perlu penguatan konsistensi dalam menyelesaikan tanggung jawab sesuai waktu yang disepakati.”

Contoh tersebut adalah contoh editorial, bukan kalimat baku Kementerian Agama dan tidak perlu disalin sama untuk setiap peserta didik.

8. Mencetak Rapor P5RA/Kokurikuler

Dokumentasi RDM 2024 proses cetak rapor P5RA
Proses cetak pada dokumentasi RDM 2024.

Pada dokumentasi 2024, alur cetak ditunjukkan sebagai berikut:

  1. Buka menu P5RA.
  2. Pilih Kelas yang akan diperiksa.
  3. Pilih peserta didik dan gunakan fungsi Cetak Rapor P5RA.

Sebelum mencetak massal, lakukan uji pada satu atau beberapa peserta didik. Periksa identitas, judul kegiatan, target/capaian, catatan, halaman, dan elemen tanda tangan. Cara ini lebih aman daripada baru menemukan kesalahan setelah seluruh rapor selesai dicetak.

9. Memeriksa Hasil Rapor

Contoh hasil rapor P5RA pada dokumentasi RDM 2024
Contoh keluaran rapor pada dokumentasi RDM 2024.

Berdasarkan contoh keluaran dalam dokumentasi tersebut, bagian yang perlu diperiksa antara lain:

  • identitas lembaga dan peserta didik;
  • judul/deskripsi kegiatan atau proyek;
  • target dan hasil capaian;
  • catatan/deskripsi perkembangan;
  • kelengkapan pihak yang menandatangani sesuai format yang digunakan; dan
  • konsistensi data antara yang tersimpan di RDM dan hasil cetak.

Komponen keluaran dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi dan kebijakan. Karena itu, daftar tersebut digunakan sebagai checklist pemeriksaan, bukan pernyataan bahwa format semua versi RDM harus identik.

10. Workflow yang Lebih Aman sebelum Finalisasi

Tahap Apa yang Dilakukan Kontrol Sederhana
1. Perencanaan Pastikan kegiatan, target, peserta, dan asesmen sudah ditetapkan. Cocokkan dengan dokumen kokurikuler madrasah.
2. Setup Masukkan proyek/kegiatan dan target pada RDM. Periksa kelas, periode, dan urutan kegiatan.
3. Penilaian Masukkan capaian berdasarkan bukti yang tersedia. Hindari penilaian massal tanpa verifikasi.
4. Catatan Tulis deskripsi yang relevan dan proporsional. Periksa kesesuaian catatan dengan peserta didik.
5. Review Periksa data sebelum dikirim/final. Gunakan sampling atau review berpasangan bila diperlukan.
6. Finalisasi Kirim/kunci sesuai workflow versi yang digunakan. Pastikan koreksi penting sudah selesai.
7. Cetak Uji hasil cetak sebelum produksi massal. Cek identitas, capaian, catatan, dan layout.
8. Backup Amankan data setelah perubahan penting. Catat tanggal, lokasi, dan penanggung jawab backup.

Workflow di atas merupakan sintesis operasional Hosch.id. Urutan tombol pada RDM tetap mengikuti versi aplikasi yang digunakan.

11. Troubleshooting P5RA/Kokurikuler di RDM

Gejala Periksa Terlebih Dahulu Jangan Langsung Menyimpulkan
Menu P5RA/Kokurikuler tidak terlihat Role akun, penugasan, versi RDM, periode, dan perubahan nama menu. Fitur pasti hilang.
Kelas tidak tersedia Data kelas/rombel, tahun pelajaran, penugasan koordinator, dan mapping pengguna. Database rusak.
Target tidak dapat dipilih Setup proyek, struktur target, versi/pedoman, dan data yang wajib diisi sebelumnya. Harus membuat proyek baru.
Penilaian tidak tersimpan Kolom wajib, koneksi, sesi login, respons aplikasi, dan pesan error. Nilai pasti hilang.
Catatan tidak muncul di hasil cetak Status simpan/kirim, peserta didik yang dipilih, template, periode, dan versi. Template pasti rusak.
Hasil rapor berbeda dari data yang diharapkan Data sumber, target, penilaian, status finalisasi, template, dan versi RDM. Harus menginstal ulang RDM.
Saat meminta bantuan: catat versi RDM, role pengguna, tahun pelajaran, kelas, langkah sebelum error, pesan error, dan screenshot yang sudah disensor dari data pribadi yang tidak diperlukan. Informasi tersebut jauh lebih berguna daripada hanya menulis “RDM error”.

12. FAQ P5RA/Kokurikuler di RDM

Mengapa artikel masih memakai istilah P5RA?

Karena screenshot dan panduan RDM yang menjadi sumber utama berasal dari 2024 dan menggunakan istilah tersebut. Artikel mempertahankannya untuk membantu pembaca mengenali menu lama, sambil menjelaskan bahwa kebijakan kurikulum terbaru menggunakan kerangka kokurikuler.

Apakah P5RA dan kokurikuler sama persis?

Jangan diperlakukan sebagai istilah yang identik tanpa konteks. KMA 1503 Tahun 2025 membawa penyesuaian kebijakan dan publikasi Kemenag menjelaskan perubahan P5RA ke dalam kegiatan kokurikuler. Gunakan pedoman kokurikuler terbaru untuk substansi kegiatan.

Apakah menu RDM 2026 pasti sama dengan screenshot ini?

Tidak. Screenshot mendokumentasikan antarmuka panduan RDM 2024. Pembaruan aplikasi dapat mengubah nama menu, urutan, tampilan, kategori, atau workflow.

Apakah kategori MB, SB, BSH, dan SAB harus digunakan sekarang?

Kategori tersebut ditampilkan pada dokumentasi lama yang menjadi dasar tutorial. Gunakan skala atau mekanisme asesmen yang sesuai dengan versi RDM dan pedoman kurikulum yang sedang berlaku, bukan hanya karena kategori tersebut terlihat pada screenshot 2024.

Siapa yang mengisi bagian ini?

Dokumentasi 2024 menunjukkan akses melalui tugas tambahan Koordinator P5RA. Penugasan aktual harus mengikuti pembagian tugas madrasah serta role yang tersedia pada versi RDM yang digunakan.

Apakah catatan setiap siswa boleh sama?

Jika capaian dan bukti pengamatan berbeda, catatan seharusnya mencerminkan kondisi masing-masing. Template boleh membantu konsistensi bahasa, tetapi jangan sampai menghapus informasi individual yang memang relevan.

Apakah setelah klik Kirim data masih bisa diperbaiki?

Kemampuan koreksi setelah pengiriman dapat bergantung pada workflow, role, dan versi RDM. Karena itu, lakukan review sebelum finalisasi dan jangan mengandalkan asumsi bahwa data selalu dapat dibuka kembali dengan cara yang sama.

13. Sumber dan Batas Panduan

Langkah menu dan screenshot pada artikel ini disusun dari Panduan Penggunaan Aplikasi Rapor Digital Madrasah yang disampaikan Direktorat KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, melalui surat Nomor B-1189/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/10/2024 tanggal 3 Oktober 2024. Panduan tersebut ditujukan bagi admin/operator madrasah dan guru.

Konteks kebijakan terbaru ditambahkan berdasarkan KMA Nomor 1503 Tahun 2025 tentang perubahan atas KMA 450 Tahun 2024 mengenai Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK, serta publikasi resmi Kementerian Agama mengenai implementasi kokurikuler dan Kurikulum Berbasis Cinta.

Penjelasan mengenai workflow review, kualitas catatan, kontrol sebelum cetak, troubleshooting, dan dokumentasi gangguan merupakan sintesis operasional Hosch.id. Bagian tersebut bukan kutipan juknis dan tidak dimaksudkan menggantikan petunjuk resmi RDM atau pedoman kokurikuler.

Gunakan Screenshot sebagai Petunjuk, Bukan Pengganti Pedoman

Jika menu pada RDM Anda berbeda, identifikasi dahulu versi, role, dan kebijakan kurikulum yang sedang digunakan. Tujuannya bukan membuat tampilan sama dengan screenshot lama, melainkan memastikan data kokurikuler dicatat secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sumber Utama

  • Direktorat KSKK Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Panduan Penggunaan Aplikasi Rapor Digital Madrasah, Surat Nomor B-1189/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/10/2024, 3 Oktober 2024.
  • KMA Nomor 1503 Tahun 2025 tentang perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024 mengenai Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.
  • Kementerian Agama RI, Panduan Kurikulum Berbasis Cinta.
  • Publikasi resmi Kementerian Agama 2025–2026 mengenai implementasi KMA 1503 Tahun 2025 dan kegiatan kokurikuler madrasah.