Hosting School Indonesia

Infrastruktur digital yang lebih mudah dipahami, dikelola, dan diteruskan.

Hosch.id berfokus pada kebutuhan digital sekolah dan madrasah—mulai dari domain dan website institusi hingga Hosting RDM, migrasi, dokumentasi akses, backup sesuai konfigurasi, serta tata kelola operasional. Fokusnya bukan sekadar membuat layanan aktif, tetapi membantu institusi memahami siapa mengelola apa dan bagaimana layanan dapat diteruskan ketika kebutuhan berubah.

120+domain, subdomain, hostname, dan endpoint pada snapshot inventaris September 2026; bukan jumlah pelanggan unik.
Domain → Website → RDMAlur layanan inti yang menghubungkan identitas, publikasi, dan aplikasi.
Scope-basedResource, backup, availability, dan support mengikuti paket atau kesepakatan terkait.
Clear boundariesHosch.id tidak diposisikan sebagai pemerintah, Registri .id, atau Registrar terakreditasi PANDI.
Why Hosch.id

Masalah digital institusi sering muncul bukan saat sistem dibuat, tetapi saat sistem harus diteruskan.

Banyak layanan digital sekolah dan madrasah tumbuh secara bertahap: domain didaftarkan lebih dulu, website dibuat pada platform tertentu, aplikasi akademik menyusul, kemudian operator berganti. Tanpa dokumentasi dan pembagian akses yang jelas, perubahan kecil dapat berkembang menjadi persoalan operasional.

Hosch.id dikembangkan untuk membantu merapikan lapisan tersebut—bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari sisi akses, dokumentasi, migrasi, backup, support, dan handover.

Our role

Peran Hosch.id berada pada lapisan teknis dan operasional.

Batas yang jelas membuat ekspektasi lebih sehat: mana yang dapat dikerjakan Hosch.id, mana yang tetap menjadi kewenangan institusi, dan mana yang bergantung pada pihak ketiga.

01 / TECHNICAL Penyedia dan pendamping teknis

Konfigurasi domain/DNS, website, hosting aplikasi, database, migrasi, HTTPS, dokumentasi, dan support pada komponen yang memang berada dalam ruang lingkup layanan.

02 / OPERATIONS Pendamping operasional

Troubleshooting, perubahan akses, handover, dan koordinasi tindakan teknis dilakukan sesuai kewenangan serta kondisi sistem yang tersedia.

03 / INSTITUTION Institusi tetap memegang kewenangan organisasional

Penunjukan PIC, legitimasi instruksi, penggunaan data, konten, dan keputusan internal tetap berada pada pihak institusi yang berwenang.

04 / THIRD PARTY Registri, Registrar, platform, dan provider memiliki kewenangan sendiri

Hosch.id tidak menggantikan pemerintah, PANDI, Registrar terakreditasi, platform eksternal, data center, atau penyedia jaringan yang digunakan.

Operational evidence

Pengalaman dijelaskan melalui jejak implementasi, bukan customer count.

Statistik publik dipakai untuk memberi konteks terhadap pengalaman operasional dan metodologi dokumentasi.

120+ Domain, subdomain, hostname & endpoint Snapshot inventaris konfigurasi yang ditinjau pada September 2026.
80+ Endpoint terkait RDM Klasifikasi berdasarkan fungsi/pola implementasi; bukan 80 institusi unik.

Apa arti angka tersebut?

Satu institusi dapat memiliki beberapa hostname: website utama, subdomain RDM, portal, atau layanan lain. Karena itu angka endpoint tidak disamakan dengan jumlah pelanggan atau jumlah sekolah/madrasah.

Inventaris juga dapat berubah karena migrasi, penghentian layanan, restrukturisasi, atau deployment baru. Statistik tersebut dibaca sebagai snapshot, bukan dashboard real-time.

Metodologi, anonimisasi, dan batas interpretasi tersedia pada Jejak Implementasi.

Architecture

Tiga lapisan untuk memisahkan identitas, aplikasi, dan tata kelola.

Kerangka ini membantu menjelaskan keputusan teknis tanpa menganggap semua institusi harus menggunakan konfigurasi yang sama.

01

Identity

Domain, DNS, subdomain, identitas registrasi, dan struktur alamat layanan.

02

Application

Website, RDM, database, runtime, hosting, HTTPS, dan integrasi sesuai kebutuhan.

03

Governance

Backup, retensi, akses, dokumentasi perubahan, support, dan handover.

Lihat arsitektur infrastruktur secara lengkap.

Technology model

Platform publikasi dan hosting aplikasi dipisahkan menurut fungsi.

Public web Website institusi

Untuk sebagian implementasi, website dapat menggunakan Blogger dengan domain institusi. Ketersediaan platform dan fitur tetap mengikuti provider platform tersebut.

Application layer RDM & aplikasi akademik

Aplikasi dapat menggunakan hosting/database terpisah agar resource, backup, migrasi, dan support dapat ditata sesuai kebutuhan layanan.

Data & access Database dan kredensial

Hak akses administratif dibatasi sesuai kebutuhan. Peran data mengikuti aktivitas pemrosesan dan kebijakan yang relevan.

External dependency Provider infrastructure

Data center, jaringan upstream, platform, dan Registrar memiliki dependensi serta kebijakan yang berada di luar kendali langsung Hosch.id.

Operational trust

Trust dibangun melalui mekanisme yang dapat ditelusuri.

Tentang Hosch.id tidak menetapkan angka SLA universal. Target layanan, maintenance, pengecualian, dan support dibaca pada dokumen khusus.

Scope

Apa yang termasuk, tidak termasuk, dan siapa yang berwenang dikonfirmasi sebelum implementasi.

SLA

Availability, response time, maintenance, exclusions, dan remedies mengikuti paket/SLA.

Support

Konsultasi, billing, perubahan akun, dan eskalasi melalui kanal resmi Bantuan Admin.

Transparency

Status & Changelog digunakan sebagai log publik statis, bukan dashboard server real-time.

Service Level Agreement · Bantuan Admin · Status & Changelog

Governance

Kendali aset digital tidak disederhanakan menjadi satu kata “kepemilikan”.

Domain, akun, konten, data, platform, dan akses teknis dapat memiliki status serta pemegang kendali yang berbeda.

Institutional control, documented.

Tujuannya adalah membantu institusi menjaga keberlanjutan layanan dengan akses, registrasi, handover, dan tanggung jawab yang lebih jelas.

DomainIdentitas registrasi, akun Registrar, DNS, dan recovery access perlu ditata agar tidak bergantung pada satu operator.
AccessHak administratif diberikan menurut kebutuhan, kewenangan, dan peran yang dapat diverifikasi.
DataPeran Pengendali/Prosesor, retensi, backup, dan permintaan hak data mengikuti aktivitas pemrosesan aktual.
HandoverSerah-terima mengikuti jenis aset, platform, akun, scope, dan kondisi teknis layanan.

Domain · Pelindungan Data Pribadi · Retensi Data · Syarat & Ketentuan

Accountability by design

Akuntabilitas ditunjukkan melalui sistem kerja, bukan sekadar klaim profil.

Pengguna dapat menilai layanan melalui dokumen, boundary, support, dan jejak operasional yang konsisten.

Roadmap

Arah pengembangan dipisahkan dari kemampuan yang sudah tersedia.

Roadmap adalah rencana pengembangan. Fitur masa depan tidak diperlakukan sebagai layanan aktif sampai benar-benar tersedia dan diumumkan.

2026 Foundation

Penguatan inventaris aset, dokumentasi konfigurasi, change record, dan prosedur backup/pemulihan.

2027 Planned

Eksplorasi self-service access, notifikasi, dan reporting. Belum diposisikan sebagai fitur aktif saat ini.

2028 Exploration

Eksplorasi interoperabilitas data dengan sistem relevan sesuai kebutuhan, keamanan, dan regulasi.

FAQ

Pertanyaan yang paling penting sebelum bekerja bersama Hosch.id.

Apakah Hosch.id merupakan lembaga pemerintah atau bagian dari PANDI?
Tidak. Hosch.id diposisikan sebagai penyedia/pendamping teknis. Kebijakan domain .id dan keputusan registrasi mengikuti Registri/Registrar yang berwenang.
Apakah Hosch.id merupakan Registrar .id terakreditasi PANDI?
Tidak diklaim demikian. Pendampingan domain dilakukan melalui jalur Registrar/penyedia yang digunakan.
Apakah 120+ berarti lebih dari 120 pelanggan?
Tidak. 120+ adalah agregasi domain, subdomain, hostname, dan endpoint pada snapshot inventaris September 2026. Satu institusi dapat memiliki beberapa endpoint.
Apakah seluruh layanan memiliki availability atau backup yang sama?
Tidak. Availability, frekuensi backup, retensi, resource, dan support mengikuti paket, konfigurasi, dan SLA yang relevan.
Bagaimana jika operator institusi berganti?
Handover dilakukan sesuai kewenangan institusi, kondisi akun, jenis aset, dan scope layanan. Tujuannya mengurangi ketergantungan pada satu operator perorangan.

Mulai dari kebutuhan nyata institusi.

Domain, website, Hosting RDM, migrasi, atau penataan akses—minta scope, dependensi, batas tanggung jawab, dan biaya final sebelum implementasi.