80 Soal AKGTK 2026: Komposisi Materi Guru Kelas, Guru Mapel, Kamad, dan Pengawas
Panduan memahami pembagian 80 soal AKGTK Madrasah 2026, materi yang perlu diprioritaskan oleh setiap kategori peserta, serta cara memanfaatkan bahan latihan secara lebih terarah.
Menjelang pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah Tahun 2026, salah satu pertanyaan yang paling penting bagi peserta adalah: apa saja materi yang harus dipelajari dan bagaimana komposisi 80 soal AKGTK 2026?
Pertanyaan tersebut penting karena tidak semua peserta memperoleh komposisi asesmen yang sama. Guru Kelas, Guru Mata Pelajaran, Kepala Madrasah, Pengawas, Tenaga Perpustakaan, dan Tenaga Laboratorium memiliki pembagian kompetensi yang berbeda meskipun jumlah soal per paket sama-sama berjumlah 80 soal.
Artinya, strategi belajar sebaiknya tidak dilakukan dengan membaca semua materi secara acak. Peserta justru perlu mengetahui lebih dulu kategori asesmennya, memahami proporsi soal, kemudian mengarahkan waktu belajar pada kompetensi yang bobotnya paling besar.
1. Benarkah AKGTK 2026 Terdiri dari 80 Soal?
Ya. Berdasarkan ruang lingkup materi dan komposisi soal dalam Lampiran 3 surat teknis AKGTK 2026, setiap kategori peserta mendapatkan 80 soal dalam satu paket asesmen.
Namun, angka 80 tersebut jangan dipahami seolah-olah semua peserta mengerjakan materi yang sama. Pembagian soal bergantung pada kategori peserta.
Dengan demikian, mengetahui kategori pada akun EMIS GTK merupakan langkah awal sebelum menentukan bahan belajar yang akan digunakan.
2. Ringkasan Komposisi 80 Soal AKGTK 2026
| Kategori Peserta | Kompetensi / Materi | Jumlah | Total |
|---|---|---|---|
| Guru Kelas | Pedagogik | 15 | 80 |
| Literasi | 15 | ||
| Numerasi | 15 | ||
| Sains | 15 | ||
| Moderasi Beragama | 20 | ||
| Guru MI/MTs/MA/MAK | Pedagogik | 20 | 80 |
| Profesional sesuai Mata Pelajaran | 40 | ||
| Moderasi Beragama | 20 | ||
| Kepala Madrasah | Manajerial | 36 | 80 |
| Supervisi | 12 | ||
| Kewirausahaan | 12 | ||
| Moderasi Beragama | 20 | ||
| Pengawas Madrasah | Supervisi Akademik | 15 | 80 |
| Supervisi Manajerial | 15 | ||
| Evaluasi Pendidikan | 15 | ||
| Penelitian dan Pengembangan | 15 | ||
| Moderasi Beragama | 20 | ||
| Tenaga Perpustakaan | Profesional 60 + Moderasi Beragama 20 | 80 | 80 |
| Tenaga Laboratorium | Profesional 60 + Moderasi Beragama 20 | 80 | 80 |
3. Komposisi 80 Soal untuk Guru Kelas
Guru Kelas memiliki struktur asesmen yang cukup berbeda dibandingkan guru mata pelajaran.
Dari total 80 soal, peserta Guru Kelas memperoleh:
Pedagogik
15 soal. Berkaitan dengan kemampuan memahami proses pembelajaran, peserta didik, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran.
Profesional
45 soal yang terbagi menjadi Literasi 15, Numerasi 15, dan Sains 15.
Moderasi Beragama
20 soal. Komponen ini muncul sebagai bagian tersendiri dalam paket Guru Kelas.
4. Apa yang Sebaiknya Dipelajari Guru Kelas?
Bahan latihan MI yang terlampir dapat membantu peserta mengenali empat kelompok persiapan utama: Pedagogik, Literasi, Numerasi, dan Sains.
Pola ini selaras dengan struktur resmi AKGTK Guru Kelas, dengan tambahan penting berupa Moderasi Beragama sebanyak 20 soal yang juga perlu disiapkan secara khusus.
5. Komposisi 80 Soal Guru Mata Pelajaran
Untuk Guru MI/MTs/MA/MAK kategori mata pelajaran, struktur asesmen menjadi lebih sederhana tetapi bobot kompetensi profesional jauh lebih besar.
| Kompetensi | Jumlah Soal | Proporsi dari 80 Soal |
|---|---|---|
| Pedagogik | 20 | 25% |
| Profesional Mata Pelajaran | 40 | 50% |
| Moderasi Beragama | 20 | 25% |
Dengan demikian, setengah paket guru mapel merupakan kompetensi profesional sesuai mata pelajaran. Ini merupakan alasan mengapa peserta perlu memastikan lebih dahulu mata pelajaran yang terploting pada EMIS GTK.
6. Mata Pelajaran yang Dicantumkan dalam AKGTK 2026
Lampiran teknis mencantumkan sejumlah mata pelajaran untuk kategori Guru MI/MTs/MA/MAK.
- Al-Qur'an Hadis
- Akidah Akhlak
- Fikih
- SKI
- Bahasa Arab
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Matematika
- IPA
- IPS
- Fisika
- Biologi
- Kimia
- Ekonomi
- Geografi
- Sosiologi
- Sejarah
Jangan memilih bahan belajar hanya berdasarkan mata pelajaran yang biasa Anda ajarkan tanpa melihat penugasan sistem. Untuk memahami penentuan mapel dan apa yang perlu dilakukan jika informasi pada akun belum terlihat, baca panduan AKGTK tidak muncul di EMIS GTK .
7. Komposisi 80 Soal Kepala Madrasah
Untuk Kepala Madrasah RA/MI/MTs/MA/MAK, materi tidak dibagi berdasarkan mata pelajaran akademik.
Komposisinya adalah:
| Materi Kepala Madrasah | Jumlah |
|---|---|
| Manajerial | 36 soal |
| Supervisi | 12 soal |
| Kewirausahaan | 12 soal |
| Moderasi Beragama | 20 soal |
| Total | 80 soal |
8. Komposisi 80 Soal Pengawas Madrasah
Paket Pengawas Madrasah memiliki pembagian yang relatif seimbang pada empat kompetensi utama.
| Materi Pengawas | Jumlah Soal |
|---|---|
| Supervisi Akademik | 15 |
| Supervisi Manajerial | 15 |
| Evaluasi Pendidikan | 15 |
| Penelitian dan Pengembangan | 15 |
| Moderasi Beragama | 20 |
| Total | 80 |
Strategi belajar Pengawas berbeda dengan Kamad. Empat kompetensi pengawasan masing-masing memperoleh 15 soal, sehingga terlalu berfokus pada satu komponen dapat membuat persiapan menjadi tidak seimbang.
9. Bagaimana dengan Tenaga Perpustakaan dan Tenaga Laboratorium?
Meskipun judul artikel ini berfokus pada Guru Kelas, Guru Mapel, Kamad, dan Pengawas, surat teknis AKGTK juga menetapkan struktur untuk Tenaga Perpustakaan serta Tenaga Laboratorium.
Tenaga Perpustakaan
Profesional 60 soal dan Moderasi Beragama 20 soal.
Tenaga Laboratorium
Profesional 60 soal dan Moderasi Beragama 20 soal.
Total Paket
Kedua kategori tetap memperoleh total 80 soal.
10. Bahan Latihan yang Tersedia untuk Persiapan
Sebagai bahan pendamping, tersedia kumpulan soal dan pembahasan AKG untuk jenjang MI, MTs, dan MA. Materi tersebut dapat digunakan untuk berlatih memahami pola kompetensi serta mengidentifikasi bagian yang masih perlu dipelajari.
- Pedagogik MI
- Profesional Literasi MI
- Profesional Numerasi MI
- Sains MI
- Pedagogik Umum MTs
- IPA MTs
- Bahasa Indonesia MTs
- Bahasa Inggris MTs
- Matematika MTs
- Pedagogik Umum MA
- Bahasa Indonesia MA
- Bahasa Inggris MA
- Matematika MA
- Ekonomi MA
- Fisika MA
- Biologi MA
11. Cara Menggunakan Soal Latihan secara Efektif
Memiliki banyak file latihan tidak otomatis membuat persiapan lebih baik. Cara menggunakan bahan tersebut jauh lebih penting daripada sekadar berapa banyak soal yang berhasil dibaca.
Jangan belajar seluruh paket MI, MTs, dan MA sekaligus jika penugasan Anda sudah diketahui.
Ini membantu mengetahui kemampuan awal secara lebih objektif.
Bedakan apakah kesalahan terjadi karena tidak memahami konsep, kurang teliti, atau keliru membaca konteks soal.
Jangan hanya mengingat bahwa pilihan tertentu merupakan jawaban benar.
Buat daftar sederhana: pedagogik, profesional, moderasi, literasi, numerasi, atau sains sesuai kategori Anda.
Tujuannya melihat apakah pemahaman meningkat, bukan sekadar menghafal kunci.
12. Jangan Lupakan 20 Soal Moderasi Beragama
Salah satu pola yang terlihat konsisten dalam tabel resmi AKGTK 2026 adalah keberadaan 20 soal Moderasi Beragama pada seluruh kategori peserta.
Guru Kelas mendapat 20 soal Moderasi Beragama. Guru Mapel juga mendapat 20 soal. Kepala Madrasah, Pengawas, Tenaga Perpustakaan, dan Tenaga Laboratorium pun memperoleh jumlah yang sama.
Untuk topik ini, gunakan bahan resmi atau materi pembinaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Artikel ini sengaja tidak membuat prediksi butir soal Moderasi Beragama karena lampiran teknis yang digunakan sebagai sumber hanya menetapkan jumlahnya, bukan membocorkan soal AKGTK 2026.
13. Strategi Belajar Berdasarkan Bobot Soal
Komposisi soal dapat digunakan untuk menyusun prioritas, bukan untuk menebak soal.
| Peserta | Prioritas Utama | Catatan Strategi |
|---|---|---|
| Guru Kelas | Literasi + Numerasi + Sains | Tiga bagian profesional berjumlah 45 soal. Tetap sisihkan waktu untuk Pedagogik dan Moderasi. |
| Guru Mapel | Profesional Mata Pelajaran | 40 soal atau setengah paket. Jangan mengabaikan Pedagogik dan Moderasi yang masing-masing 20 soal. |
| Kepala Madrasah | Manajerial | 36 soal menjadi porsi terbesar, diikuti Moderasi sebanyak 20 soal. |
| Pengawas | Empat kompetensi pengawasan | Masing-masing 15 soal sehingga perlu dipelajari relatif seimbang. |
14. Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Belajar AKGTK
Gunakan bahan latihan untuk memahami konsep dan karakter pertanyaan.
Jika konteks soal berubah, hafalan jawaban tanpa pemahaman mudah kehilangan manfaat.
Pastikan kategori dan mapel AKGTK Anda melalui EMIS GTK.
Guru Kelas maupun Guru Mapel tetap memiliki komponen Pedagogik.
Komponen ini berjumlah 20 soal pada setiap kategori peserta.
Selesaikan instalasi dan uji Safe Exam Browser sebelum hari-H.
15. Checklist Persiapan Materi AKGTK 2026
- Pastikan kategori AKGTK pada EMIS GTK sudah diketahui.
- Pastikan mata pelajaran yang terploting sudah diketahui.
- Catat komposisi soal sesuai kategori.
- Tentukan materi dengan bobot terbesar.
- Siapkan waktu khusus untuk Moderasi Beragama.
- Gunakan soal lama hanya sebagai latihan dan referensi.
- Kerjakan soal sebelum melihat pembahasan.
- Catat konsep yang belum dipahami.
- Pelajari kembali bagian yang banyak salah.
- Lakukan latihan ulang setelah belajar.
- Pastikan jadwal asesmen sudah diketahui.
- Pastikan Safe Exam Browser sudah terinstal dan diuji.
- Siapkan laptop, charger, dan koneksi internet lebih awal.
16. Kesimpulan
AKGTK Madrasah 2026 menggunakan paket berjumlah 80 soal, tetapi komposisi materinya berbeda berdasarkan kategori peserta.
Guru Kelas memperoleh 15 soal Pedagogik, 15 Literasi, 15 Numerasi, 15 Sains, dan 20 Moderasi Beragama. Guru Mata Pelajaran memperoleh 20 soal Pedagogik, 40 soal Profesional sesuai mapel, dan 20 soal Moderasi Beragama.
Kepala Madrasah memperoleh 36 soal Manajerial, 12 Supervisi, 12 Kewirausahaan, dan 20 Moderasi Beragama. Sementara Pengawas mendapat masing-masing 15 soal Supervisi Akademik, Supervisi Manajerial, Evaluasi Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, ditambah 20 soal Moderasi Beragama.
Komposisi tersebut dapat digunakan untuk menyusun strategi belajar yang lebih terarah. Peserta tidak perlu memperlakukan semua materi seolah memiliki bobot yang sama, tetapi juga tidak sebaiknya mengabaikan komponen tertentu sepenuhnya.
Bahan AKG MI, MTs, dan MA yang tersedia dapat membantu proses latihan. Namun manfaat terbaiknya diperoleh ketika peserta menggunakannya untuk memahami konsep, mengidentifikasi kelemahan, dan membiasakan diri dengan bentuk pertanyaan, bukan untuk menghafal kunci atau menganggap soal tersebut pasti muncul dalam AKGTK 2026.
Terakhir, persiapan materi perlu berjalan bersama kesiapan teknis. Pastikan data serta jadwal pada EMIS GTK sudah benar, Safe Exam Browser telah terpasang, dan perangkat telah diuji sebelum jadwal asesmen.
Komposisi soal dalam artikel ini mengacu pada Surat Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Nomor B-89/Dt.I.II/KP.02/09/2026 tanggal 22 September 2026 tentang Teknis Pelaksanaan AKGTK Madrasah Tahun 2026, khususnya Lampiran 3 tentang Ruang Lingkup Materi dan Komposisi Soal AKGTK.
Informasi mengenai penentuan mata pelajaran merujuk pada Lampiran 2 surat yang sama, yang mengatur penggunaan data sertifikasi, ijazah, mata pelajaran yang diampu, dan JTM sesuai kategori guru.
Bahan pendamping berupa kumpulan soal dan pembahasan AKG jenjang MI, MTs, dan MA digunakan untuk memetakan jenis bahan latihan yang dapat dimanfaatkan peserta. File latihan tersebut tidak dinyatakan dalam artikel ini sebagai soal resmi, bocoran, atau prediksi pasti AKGTK 2026.
Strategi belajar, pembagian prioritas, checklist, dan cara memanfaatkan latihan merupakan telaah edukatif Hosch.id berdasarkan proporsi materi resmi dan fungsi bahan latihan.
Untuk informasi akun dan penugasan, peserta dapat mengakses Portal EMIS GTK Kementerian Agama . Informasi terkait asesmen juga dapat diperiksa melalui Portal AKGTK Kementerian Agama .